Friday, September 9, 2016

( REVIEW FILM ) THE SECRET LIFE OF PETS



Judul film: The Secret Life of Pets
Genre: Komedi, Animasi
Rating: 
6.8/10 IMDb
75% Rotten Tomatoes
61% Metacritic

Sinopsis:



Max (Louis CK) adalah seekor anjing terrier yang menikmati kehidupan nyaman di New York dan hubugan yang menyenangkan dengan pemiliknya Katie (Ellie Kemper). Max juga memiliki banyak teman, yaitu para hewan peliharaan lain yang tinggal satu gedung dengannya yaitu Chloe seekor kucing besar, Mel seekor pug dan lainnya.


Setiap hari saat Katie dan semua majikan mereka pergi bekerja, Max sangat merindukannya dan menghabiskan waktu menunggu Katie pulang bersama teman-teman hewan peliharaannya yang berkunjung. Hingga suatu hari Katie membawa pulang Duke (Eric Stonestreet). Duke adalah anjing besar berbulu sangat lebat, Max tidak suka dengan kedatangan Duke dan merasa cemburu. Belum lama datang ke rumah mereka, Duke sudah merebut tempat tidur Max dan Katie terlihat lebih fokus pada Duke membuat Max kesal dan menyusun rencana.


Max mengancam Duke bahwa dia akan disalahkan pada keliaran dan kerusakan yang terjadi di rumah tersebut jika Duke tidak menuruti apa katanya, Katie akan lebih percaya Duke karena lebih lama memilikinya. Max memenuhi perintah Duke dengan menuruti apapun yang diperintahkan oleh Max, tapi diam-diam Duke juga berencana membalas Max.



Duke menjebak Max untuk keluar dari taman bermain saat jadwal jalan-jalan sore dan menyerahkannya pada seekor kucing jalanan, kawanan kucing yang banyak tidak disangka juga menyerang Duke sehingga membuat keduanya sibuk berkelit dan melarikan diri. Lolos dari kawanan kucing, Max dan Duke justru ditangkap petugas penangkap hewan liar. Duke mulai ketakutan karena tidak ingin kembali ke tempat tersebut, Katie baru saja mengambilnya dari sana.



Di tengah perjalanan, seekor kelinci putih mungil yang lucu bernama Snowball menghadang truck, melumpuhkan petugas dan membebaskan beberapa hewan temannya dari truck tersebut. Mereka ternyata adalah komplotan hewan yang menolak tunduk pada manusia. Max dan Duke berbohong agar Snowball juga membebaskan mereka dengan menyatakan bahwa mereka berdua juga adalah pembenci majikan. Snowball percaya, membebaskan mereka tapi mereka harus mau bergabung secara resmi dalam komplotan itu dan menjadi anak buath Snowball. Max dan Duke setuju dan mereka berdua memutuskan untuk melarikan diri jika ada kesempatan untuk segera pulang ke rumah. Max dan Duke tidak tahu bahwa rencana mereka dan komplotan Snowball membuat mereka harus menjalani petualangan panjang.

Berhasilkah mereka pulang ke rumah? Bagaimana dengan Katie? Tonton yuk film ini bareng seluruh keluarga!

Kata Ninda:
Saya menonton film ini sebenarnya di hari yang sama sebelum menonton Alice Trough The Looking Glass sih, kami nonton marathon di hari yang sama adalah keputusan spontan yang ternyata juga bukan keputusan yang mendatangkan penyesalan.

Rumah produksi film ini adalah sama dengan yang membesut Despicable Me dan Minions yang lebih dahulu sukses di pasaran, tidak cuma film, game dan mainan juga banyak terinspirasi dari film ini. Di Mapemall ada mainan untuk anak yang bertemakan Minions ini juga. itu salah satu hal yang membuat kami memutuskan nonton film ini. Pada pembuka film ada film pendek mengenai minion yang seperti biasa lucu.

PlayDoh Minions Mapemall
Dalam film ini mata kita benar-benar dimanjakan oleh animasinya, soundtracknya juga keren lho. Saat semua pemilik berangkat bekerja, tingkah hewan-hewan peliharaan ini aneh-aneh juga lucu. Ada yang menggelar pesta gila-gilaan antar hewan peliharaan, menguasai tv dan menonton acara tv sepuasnya atau makan makanan yang berada dalam kulkas. Tingkah hewan-hewan ini cukup bisa bikin kita tertawa karena begitu menghibur.



Mulai bertemu dengan Snowball, seekor kelinci yang putih kecil dan lucu tapi memiliki sifat yang kontradiktif: galak dan agak gila juga menarik. Snowball ini ngegemesin banget meskipun dialah dalang dari berbagai kebrutalan hewan di New York da sekitarnya. Film ini lucu dan cukup menghibur meskipun tidak semenyenangkan dan selucu film Minions ataupun Despicable Me. Sayangnya lagi, pengisi suaranya nggak familiar buat saya juga, meskipun nggak gitu ngaruh karena toh ini film animasi kok. But it still worth to watch dengan animasinya yang bagus dan hidup.

Baymax action figure Mapemall
Ceritanya seputar persahabatan, harus saya akui bahwa konflik dan jalan ceritanya nggak terlalu seru, menyentuh atau apa tapi memang film ini ditujukan untuk ditonton segala usia. Aman mengajak anak-anak nonton film ini biarpun pastinya harus didampingi juga. Anyway meskipun begitu saya sih tetep ngarep si Snowball bakalan ada action figure atau versi gantungannya di Mapemall, dia lucu banget dan kayaknya super cucok mendampingi tas warna fuchsia saya sebagai bag charm. Yang mau nyari mainan atau action figure kartun favorit seperti Baymax, Superheroes atau Lego bisa cek-cek ke Mapemall deh, lagi banyak diskon. Produknya juga bagus, bukan versi abal-abal.


*) picture source: random by Google

Saturday, September 3, 2016

( REVIEW BUKU ) THE ARCHITECTURE OF LOVE BY IKA NATASSA + QUOTE


Judul Buku: The Architecture of Love
Penulis: Ika Natassa

Sinopsis:
Raia Risjad, seorang penulis terkenal sudah selama dua tahun berhenti menulis dan mengalami writer's block yang selama mungkin ingin dia kecoh tapi tidak berhasil untuk dia hindari. Raia memilih menenggelamkan diri dalam jumpa pembaca yang menjadi penggemar dari karya-karyanya selama dua tahun untuk mengalihkan perhatian dari writer's block tapi tidak bisa. Semua ini ada diluar kendalinya, Raia tak cuma tidak bisa menulis, dia juga patah hati.

Raia memilih untuk terbang ke New York, menemui sahabatnya Erin untuk proyek menulisnya. Barangkali dia memang butuh suasana baru untuk menulis, inspirasi yang baru dan semuanya itu. Raia yang senang berdiam di rumah dan berkutat dengan diri sendiri dan Erin yang menyukai pesta dan keramaian. Segala sesuatu butuh dirayakan, menurut Erin. Karena itulah dia menyeret Raia untuk menghadiri pesta tahun baru di rumah Aga, salah seorang temannya di New York bersama teman-temannya yang lain - orang-orang indonesia yang tinggal di New York.

Raia tidak suka bising dan dia tidak suka berlama-lama dalam pesta, tanpa sengaja dalam ruangan yang gelap di apartemen Aga, Raia bertemu seorang lelaki yang sibuk menggambar disitu. Kakak Aga, bernama River. Raia merasa laki-laki itu menyimpan sesuatu yang entah apa. Dia baik dengan caranya sendiri, bukan acuh tapi juga tidak terlalu ramah. Tanpa sadar Raia penasaran dan mulai menganggap River menyimpan misteri yang sangat ingin dia ungkap. Biasanya dia bisa mengerti seseorang karena pekerjaannya sebagai penulis, tapi tidak dengan River.

Beberapa hari setelah pesta Raia yang berjalan-jalan mencari inspirasi menulis, keluar rumah dan menjadikan seluruh New York sebagai ruang kerjanya tanpa sengaja bertemu River yang sedang menggambar gedung. Mereka berbincang, sama-sama asik sendiri dengan pekerjaannya sebelum berpisah. Tanpa tertahan karena penasaran, Raia bertanya pada River apa mereka bisa bertemu lagi besok dengan aktivitas sendiri-sendiri seperti ini? River tentu tahu banyak tempat dan Raia selalu butuh banyak tempat untuk dilihat. River mengiyakan dan keesokan hari dia benar-benar menunggu Raia di depan apartemen Erin. 

Mereka mencoba kedai burger dan kopi baru, restoran dan melihat tempat-tempat baru disela waktu usai mengerjakan kegiatan masing-masing, menulis dan menggambar. River ternyata adalah seorang arsitek yang bekerja di Jakarta. Tanpa sadar pertemuan mereka menjadi rutinitas dan semakin akrab meskipun Raia bahkan tidak tahu banyak tentang lelaki itu meskipun dia sudah mencari namanya di mesin pencari, media sosial adiknya dan apapun itu yang berhubungan dengan River. 

Memang River masih menyimpan sesuatu, luka yang ingin Raia tahu meskipun dia belum tahu tentang apakah luka itu. Tapi Raia rasa dia mulai tahu apa yang ingin dia tulis.

Apa cerita sebenarnya dari River? Bagaimana kisah mereka selanjutnya, well kamu tidak akan menyesal membaca bukunya.


Kata Ninda:
Pertama-tama terima kasih pada Mbak Inge yang sudah meminjamkan buku ini kepada saya.

Setelah Critical Eleven kemudian buku ini, bisa saya katakan bahwa jaraknya tidak terlalu jauh dengan buku berikutnya. Senang bisa membaca tulisan Ika lagi meskipun kemarin saya kecewa dengan Critical Eleven. Katanya novel ini berasal dari pollstory di twitter yang saya juga nggak ngerti gimana awalnya sih, saya sendiri jarang berlama-lama di Twitter.

Buku ini harus saya bilang bahwa ini buku Ika yang paling smooth, paling halus diantara yang lain. Gaya puzzle seperti dalam Critical Eleven muncul lagi disini. Pada dua bukunya yang terakhir Ika menulis dengan cara menyerakkan puzzle dan membiarkan pembacanya menyusuri satu persatu puzzle sebelum merangkainya menjadi kesatuan yang utuh. I do love it. Sungguh.

Pada buku sebelumnya banyak hal bersinggungan dan crashing terutama mengenai sisi keagamaan. Syukurlah disini nggak se-crash itu. Kita nggak perlu penjelasan River tergolong alim, kita tahu dari bagaimana tingkah lakunya. Dia beribadah, dia nggak minum alkohol dan mempertimbangkan makanan halal. Begitu juga Raia. Segala konflik diantara mereka juga masih sangat bisa dimengerti, tidak berlebihan. Antara masa lalu yang berat tapi dihadapkan pada masa depan yang menanti.

Tapi penyelesaiannya juga smooth, apa adanya dan sangat manusiawi. Lagi-lagi beda dengan Critical Eleven yang salah ngomong sekali bikin istri diemin suami berbulan-bulan - padahal suaminya tahu dia salah dan berusaha memperbaiki kesalahan itu. Which is, gimana sih maunya si wanita pecinta bakmi halal tapi demen alkohol ini? Doh Critical Eleven ruins itself, menurut saya. Dan saya belum move on dari kekecewaan saya terhadap buku itu, saya rasa.

Buku ini juga menceritakan perjalanan Ika dalam menulis, seperti buku-buku yang dia baca dan tempat-tempat yang dia kunjungi untuk riset dan mewujudkan isi buku itu. Saya bahkan suka kalimat-kalimat penjelasan, pengantar penjelasan dalam buku ini. TAOL adalah tentang dua orang dewasa yang sama-sama mengalami masa silam pahit, bertemu dengan segala konflik dalam diri mereka masing-masing tapi juga saling merasa nyaman. Cara penulisan karakternya masih sama, khas Ika. Sebenernya karakter yang ada disini tidak berbeda jauh dengan penggambaran karakter yang lalu-lalu, wanita cantik dengan pekerjaan bagus yang punya sahabat cewek cenderung witty dan 'gila'. Cuma memang Raia ini cenderung lebih lembut, sensitif sesuai pekerjaannya. Keseluruhannya mirip-mirip teteup, memang ini cara Ika menyatu dengan karakter novel yang ditulisnya menurut saya.

TAOL juga sedikit banyak mengajari kita tips wirausaha seperti bagaimana River dan Paul memilih mendirikan biro arsitek kecil dan membangunnya berdua hingga berkembang daripada menjadi pegawai dari perusahaan besar yang sudah jelas mapan. Raia yang sekolah di bidang keuangan tapi menjadi penulis, bekerja sendiri, mengelola karyanya tapi dia juga tidak lupa berinvestasi via reksadana. Tempat-tempat sebagai settingnya juga demikian menginspirasi, seperti deretan toko buku-toko buku unik yang disukai Raia di New York, akan memberikan kita ide segar jika ingin mengembangkan usaha toko buku yang spesial dan menjadi favorit para pelanggannya. Begitu juga kedai-kedai dan restoran. 

Yah mungkin teman-teman sedang mencari ide untuk berwirausaha, meskipun suasana buku ini hopeless romantic but cool-nya tetep, gak norak gitu emang bener kok kita bisa menemukan banyak ide dan inspirasi di buku ini. Tergiur inspirasi usaha disini tapi modal masih belum cukup? yah usaha online dulu deh, murah meriah, sistem pembayarannya bisa pakai Dompetku+ biar aman dan gampang. Buku ini penuh inovasi usaha yang mungkin kita belum pernah temui selama ini. Sambil baper sambil cari ide kan ;)

Overall saya suka banget buku ini :) Feel-nya dapet banget. Buat yang baperan ati-ati aja deh. Memang endingnya ketebak banget, non twist tapi kita menikmati prosesnya kok lewat kata-kata yang disuguhkan Ika. Bukan sekadar pengantar tapi juga mampu membuat kita memiliki sudut pandang baru, yang lebih luas. Dan oh ya ada extras kelanjutannya Harris - Keara dan Ale - Anya disini. Kalau saya sih penginnya ada sequel Antologi Rasa ya.
Berikut ini quote-quote yang saya suka dari buku ini:

Saturday, August 27, 2016

( REVIEW FILM ) ALICE THROUGH THE LOOKING GLASS



Alice Through The Looking Glass
Sequel Alice in Wonderland
Genre: fantasy, adventure
Rating: IMDB 6,4 Rotten Tomatoes 4,6

Sinopsis:
Alice Kingsleigh (Mia Wasikowska) memimpin sebuah kapal berlayar mengikuti jejak ayahnya menjadi seorang kapten kapal, kapal baru saja usai melakukan pelayaran di tiongkok. Kapal itu bernama Wonder, milik ayah Alice.



Alice tiba di kota kelahiran dan segera menemui ibunya, mereka berbincang. Ibu Alice, Helen Kingsleigh menyayangkan mengapa Alice harus segera kembali untuk berlayar. Alice berkata dia harus menemui keluarga Ascot untuk menyampaikan tawaran kerjasama untuk pelayaran berikutnya. Ibunya berkata, undangan mereka hilang dalam perjalanan padahal sebenarnya mereka mereka memang tidak diundang.

Nekat, Alice datang bersama ibunya ke pesta keluarga Ascot untuk menemui Hamish. Hamish adalah orang yang pernah di tolak Alice untuk bertunangan pada film Alice in Wonderland lalu. Hamish sudah menikah dan memiliki anak, namun dia masih mendendam karena Alice menolak lamarannya.


Hamish berkata bahwa saham keluarga Alice telah dijual kepada keluarga Ascot atas persetujuan Helen, hanya tinggal waktu sementara lagi kapalnya akan menyusul menjadi milik keluarga Ascot. Alice terkejut dengan keputusan ibunya yang dilakukan bahkan tanpa memberitahu Alice. Hamish berkata bahwa Alice bisa menjadi juru administrasi di tempatnya berwewenang. Pada masa itu wanita yang menjadi kapten kapal adalah sesuatu yang memalukan.

Dengan marah Alice menemui ibunya, Helen berkata bahwa semua ini demi Alice. Bahkan Wonder hanyalah sebuah kapal, Alice harus hidup dengan baik. Alice berkata, Wonder bukan sekadar kapal tapi adalah warisan dari sang ayah. Alice berkata, bahwa dia juga tidak ingin menjalani hidupnya seperti ibunya.



Alice menelungkupkan wajah ke kedua tangannya dengan bingung. Beberapa jam lalu dia masih kapten kapal yang disegani dan sekarang dia tidak tahu nasib apa yang harus dia jalani di masa depan.
"Tentu kau menjadi seorang Alice," kata sebuah suara, Alice menoleh. Absolem (Alan Rickman) dalam wujud kupu-kupu. Absolem terbang dan menembus cermin, Alice mengikutinya hingga sampai ke Underland di tengah jamuan teh warga Underland dan Ratu Mirana (Anne Hathaway).


"Alice kau bahkan sangat terlambat," kata sang Ratu. Diketahui bahwa Mad Hater (Johny Depp) sedang sakit parah, dia berubah sejak menemukan topi replika kecil di tanah dan mendadak teringat keluarganya yang mati dalam serangan monster milik Ratu Merah - Iracebeth (Helena Bonham Carter).

Alice menemui Hater, Hater menyuruhnya masuk dan memohon Alice untuk membantu mengembalikan keluarganya. Hater yakin keluarganya belum mati karena jika topi itu berhasil selamat maka begitu pula dengan keluarganya ada penyesalan dalam dirinya dan dia ingin memperbaiki hubungan dengan ayahnya, Zanik Hightop. Hubungan mereka berdua selama ini selalu bertentangan. Alice berkata itu tidak mungkin, tidak ada yang bisa mengembalikan orang yang pergi. Hater semakin sakit dan mengusir Alice.



Alice menceritakan percakapannya dengan Hater kepada Ratu Putih - Mirana. Ratu Putih berkata bahwa itu mungkin saja tapi tidak mudah. Alice harus pergi ke istana waktu dan meminjam chronosphere dari sang waktu untuk pergi ke masa penduduk diserang monster dan menyelamatkan keluarga Hater. Hanya Alice yang mampu bepergian ke masa lalu karena dia tidak berasal dari Underland, akan terjadi hal fatal jika penduduk Underland pergi ke masa lalu dan dilihat oleh diri mereka di masa silam.


Alice pergi ke istana waktu dan bertemu dengan sang waktu (Sacha Baron), meminta untuk meminjam sejenak Chronosphere. Sang waktu menolak karena tanpa chronosphere maka jam abadi tidak bisa berfungsi dan itu akan fatal. Sang waktu mengusir Alice pergi.


Dilain pihak Ratu Merah juga mengincar chronosphere. Ratu Merah ingin mengembalikan kekuasaanya dengan menggunakan chronosphere. Namun Ratu Merah yang juga kekasih sang waktu pun tidak mampu memperoleh chronosphere, sang waktu menolak permintaannya dan membujuk agar Ratu Merah tidak marah padanya dengan memberikan hadiah lain.



Alice menyelinap, mencuri chronosphere dan kembali ke masa lalu untuk menyelamatkan keluarga Hater. Jam abadi mulai rusak dan tidak berfungsi stabil, sang waktu mengejar Alice untuk mendapatkan kembali chronosphere. Saat hendak berada di waktu monster merusak pemukiman, sang waktu menghalangi Alice sehingga dia mendarat di waktu lain.


Berhasilkah usaha Alice menyelamatkan keluarga Hater? Bagaimana nasib jam abadi dan sang waktu dan apa yang menunggu Alice di dunia tempatnya hidup?
Nonton yuklah!

Kata Ninda:



Akhirnya bisa nonton film ini juga. Sudah penasaran dengan trailernya, saya nonton Alice in Wonderland juga dulunya sih dan suka dengan filmnya.

Animasinya bagus, pemandangannya khas dan memanjakan mata. Lagi-lagi ini film yang baik untuk ditonton segala usia, pesan yang disampaikan juga bagus bahwa diatas segalanya keluarga adalah yang paling berharga dan ya persahabatan juga.

Alice adalah anak perempuan yang kuat, pemberani dan setia kawan bahkan dengan kostum gaun Tiongkoknya yang lengkap dengan wedges. Dia tidak menampik telah berbuat salah, juga berani mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Kualitas karakter seperti ini beneran saya sukai, menyampaikan pesan juga kepada para anak-anak perempuan bahwa wanita nggak harus mengandalkan cinta pangeran untuk mencapai sesuatu. Lebih dari itu, wanita bisa mengandalkan diri mereka jika mereka mau.

And yes live your love, love what you do, do what you love.

Nggak ada kisah percintaan disini, itulah yang bikin film ini aman ditonton segala usia tentu dengan pendampingan orang tua ya. Nggak ada adegan ciuman atau apapun, good. Yang kental adalah nuansa persahabatan, konflik kekeluargaan dan penyelesaiannya.

Setelah sekian lama, mendengar kembali suara Alan Rickman (pemeran Prof Snape di Harry Potter) yang sudah meninggal lewat sosok Absolem. Mungkin ini film terakhirnya.



Secara keseluruhan suka banget film ini dan Mia menyatu banget dengan karakter Alice. Helena Bonham dan Johny Depp as always bagus sebagai dua pemain watak yang lagi-lagi diwadahi film yang sama. Anyway akan selalu ada penjelasan dan sebab dari sesuatu, termasuk dari kejahatan Ratu Merah. Ratu Putih memang dicintai warga Underland tapi bukan berarti dia tidak pernah berbuat salah. Film ini menyoroti itu.



Banyak yang bisa kita ambil dari filosofi penyampaian kisah dalam film ini. Alice sekali lagi tidak mengecewakan saya meskipun saya merasa bahwa apa yang Alice lakukan untuk menolong Hater cenderung berlebihan dan beresiko tinggi bagi kehidupan Underland. Yang Alice lakukan dengan mencuri chronosphere dapat mendorong kerusakan parah disana. Dan sekalipun atas nama persahabatan, tetap saja rasanya tak sepadan.

Tapi saya menikmati keseluruhan film ini dan nggak keberatan untuk nonton ulang meskipun ratingnya nggak bagus dan mendapatkan banyak kritik dari para kritikus maupun penikmat film ;)

Sudah nonton film ini? Menurut kamu bagaimana?


*) all pic in this post taken from Google keyword Alice Through The Looking Glass

Wednesday, August 24, 2016

HOBI JUALAN? JADIKAN BISNIS ONLINE BERPOTENSI!

Dari banyak hobi yang kita punyai, kita juga mungkin punya hobi jualan. Mungkin kayaknya terlihat beda, hobi jualan? Tapi sebenarnya ada lho orang yang punya hobi jualan, jumlahnya juga nggak sedikit. Ada seorang teman yang sudah hobi jualan bahkan sejak dia kecil, jadi dia jualan apa saja dari karet gelang, bola bekel dan lain sebagainya.
Di bangku kuliah, ada teman yang juga hobi berjualan, barang yang dijual nggak spesifik sih mulai dari cardigan, skin care terkenal, make up sampai pulsa. Jualannya juga random, pakai siklus yang mungkin cuma dia yang tahu masa-masa per siklus produknya.

Kamu hobi jualan juga?
Jualan itu hobi yang menguntungkan lho, bisa membawa kita ke kondisi keuangan yang lebih baik lagi dari hari ini. Jadi jangan disia-siakan begitu saja, mulai deh jualan barang-barang yang sekiranya menarik minat kita dulu. Dengan memilih jenis produk yang menarik minat kita maka jualannya juga jadi senang kan, lebih bisa bertahan lama pula.

Kendala kesibukan
Mungkin teman-teman pengin jualan dan memiliki bisnis sendiri yang bisa dirintis sedini mungkin namun khawatir tidak bisa menjalaninya sementara terkendala rutinitas dan kesibukan. Jangan khawatir kita bisa kok tetap berbisnis tapi nggak memerlukan banyak effort melalui bisnis online. Dengan bisnis online kita hanya perlu membangun jaringan online yang kuat dan menawarkan produk kita melalui media sosial, blog atau website.

Kendala modal
Bisnis online memang harus dirintis sejak sedini mungkin, mungkin kita masih kuliah dengan pasokan uang bulanan dari orang tua yang harus digunakan sebijak mungkin tapi bukan berarti keinginan kita untuk berbisnis online hanya impian semu lho. Tapi modalnya darimana?

Modal bisa kita kumpulkan dari uang jajan atau dari uang bulanan kita. Selama kita sudah memiliki rekening tabungan sendiri dan bisa monitor uang keluar masuk via internet banking maka siapa bilang tidak mungkin?

Bisnis online bisa mulai kita jalankan hanya membutuhkan uang senilai 10,000 rupiah saja, yang sama harganya dengan makan nasi goreng satu porsi jika kita menjadi agen Kudo di website http://kudo.co.id/. Nggak susah kan mengumpulkan uang 10,000 rupiah untuk investasi modal?




Keuntungan menjadi agen Kudo
Dengan menjadi agen Kudo berarti bahwa kamu bisa menjual jutaan produk yang ada di website Kudo dan mendapatkan komisi menarik dari penjualan yang kamu lakukan. Dengan modal minimal 10,000 rupiah kamu sudah bisa menjadi agen Kudo. Beragamnya produk di Kudo membuat modal 10,000 rupiah kamu bisa untuk berjualan macam-macam produk, contohnya saja alat tulis dan pulsa yang harganya dibawah 10,000 rupiah.

Cara menjadi agen Kudo
Tertarik menjadi agen Kudo? Caranya gampang, kamu bisa mengikuti langkah berikut ini:



#1 Kunjungi website http://kudo.co.id/ dan mendaftarkan diri

#2 Buka aplikasi Kudo via Playstore atau via browser untuk melakukan registrasi lebih lanjut

#3 Isi saldo sesuai ketentuan dengan minimal saldo senilai 10,000 rupiah

#4 Promosikan produk melalui media sosial atau apapun sesuai gayamu, ajak customer bertransaksi untuk menikmati penghasilan tambahan dari Kudo.

Mudah bukan? Yuk ubah hobi jualanmu menjadi bisnis online yang mendatangkan penghasilan!

Friday, August 19, 2016

PLANNER SETTING FOR WORK


Nah akhirnya bisa bahas-bahas soal perplanneran juga.
Ceritanya setelah nggak ngantor lagi dan bekerja freelance, saya kesulitan dalam hal time management. Berhubung kerja lepas itu segala tentang deadline, belum beberapa lomba yang saya ikuti juga, padahal saya juga harus menyelesaikan aneka pekerjaan rumah tangga. Tanpa pencatatan yang baik semuanya bisa berantakan. Grocery shopping yang sering lupa butuh belanja apa, lomba yang terlewat dan kejar deadline hingga begadang karena kemarin-kemarinnya masak-masak dan berurusan dengan cucian setrikaan yang setumpuk.

Saya merasa butuh pencatatan yang lebih rapi, rencana apa saja yang harus dilakukan hari itu dan to do list lain. Bisa sih dicatat di ponsel tapi kan ga bagus juga kita terlalu tergantung ke ponsel. Selain berat di memorinya, susah juga kalau baterenya habis dan kita butuh lihat-lihat catatan. Itu awal saya memutuskan bahwa saya butuh planner.

Ketika masih bekerja saya mendapatkan planner secara gratis, baik dari kantor atau vendor, juga dari kedai cafe langganan karena saking seringnya saya main kesitu dan top up sekalian banyak jadi dapat planner gratis :p Sekarang mah boro-boro top-up banyak sampek dapat planner gratis lah jarang keluar rumah, sayang juga uangnya *LOL. Karena itu saya harus beli planner sendiri.

Dalam mencari planner ideal saya sudah keliling-keliling e-commerce maupun olshop di instagram tapi belum dapat juga yang cocok. Begitu niat iseng-iseng saya malah ketemu akun komunitas planner, ada pembahasan juga soal planner dari berbagai brand. Saya mantep sama salah satu brand planner, Kikki-k dan memutuskan untuk membelinya langsung dari situs resminya, kebetulan juga sedang ada diskon 40% untuk planner yang saya mau.

Mengapa Kikki-K?
Ringnya besar, sehingga muat untuk berbagai catatan yang saya perlukan dan dapat menampung banyak dokumen saya.
Sampulnya terbuat dari kulit sehingga pemakaian bisa awet lama
Insert dan dividernya sudah ada jadi nggak perlu bingung beli terpisah
Ring binder ini kalau insertnya sudah habis dipakai bisa dikeluarkan dan diganti yang baru atau bikin sendiri isinya juga bisa, berbeda dengan planner ring yang bentuknya buku, kalau habis ya harus beli lagi yang baru.

Yang saya miliki adalah planner Kikki-K personal ukuran large dengan warna tangerine, insert-nya undate yang berarti bisa digunakan kapanpun.
Saya memilih ukuran besar karena memang planner ini dipakai untuk kerja dan home management, maka perlu planner yang cukup besar untuk spasi menulis yang banyak. Planner ini ditujukan untuk di rumah saja, bukan untuk dibawa-bawa. Saya juga milih yang leather texture, bertekstur garis seperti saffiano gitu biar tahan banting dan nggak gampang gores.

Setting Planner
Berikut ini setting planner saya



Calendar: isinya adalah monthly view dari planning keseharian saya, paling banyak untuk mencatat deadline dan pekerjaan. Ini contoh saat isi planner masih sepi-sepi di awal bulan. Sekarang sudah padat banget dan isinya to do list kerjaan dan home management, karena itu nggak saya share disini ya.

Addresses: isinya seputar alamat dan nomor telepon, saya catat disini karena saya lumayan sering kirim paket berupa buku dan baju preloved atau titipan dan kado untuk teman. Nyatetin dengan tujuan kalau mau kirim paket nggak lihat hape melulu. 

To do: Ini bentuknya list hal-hal yang harus saya kerjakan secara harian dan goal saya dalam satu bulan. Disini daftar yang harus dikerjakan lebih detail misalnya ikut lomba apa atau menulis artikel tentang apa. Wishlist juga ditulis disini.

Recipes: Tab ini untuk mencatat resep-resep masakan dan kue yang saya suka dan bermaksud saya eksekusi. Jika sudah dibuat dan dimodif sesuai selera saya, atau catatan penting biar kuenya anti gagal saya tulis di notes bawah.

Disini juga saya mencatat daftar resep kue tart ulang tahun sederhana jika diperlukan untuk acara keluarga atau mungkin acara di tempat kerja suami. Karena kalau bisa dibikin sendiri sih mendingan bikin, harga jauh lebih murah dan lebih enak karena nggak pelit bahan. Sejauh ini yang masih merupakan menu favorit adalah bolu jadul dengan topping cokelat dan keju, serta cookies n cream pie. Kalau dibawa pasti habis nggak bersisa dan nggak pernah ngebosenin. Padahal resepnya biasa banget dan bahannya juga gampang, mainnya di aroma vanila dan mentega sih. Kalau saya untuk bikin kue selalu pakai Blueband yang cake & cookie, wanginya aja udah enak banget dan khas. Belum makan udah kebayang rasa kalau nyium baunya mah.





Inspiration:
Ini biasanya ditulis kapan aja kalau punya ide untuk tulisan atau blogpost, hasil dari khayalan nggak jelas dan quote yang muncul dipikiran juga ditulis dimari. Sering saya isi ditengah nonton tayangan di youtube atau ditengah blogwalking. Apapun yang muncul dipikiran ya ditulis, kalau-kalau butuh ide untuk nulis panjangan nanti. Nulisnya acakadul dan campur-campur, sering iseng nulis pakai bahasa inggris biar sekalian belajar. Jadi maafkan kalau ada yang kurang pas ya :p



Follow Up:
Isinya seputar keuangan dan pemasukan. Terkait fee, piutang saya catat disini biar nggak lupa. Gitu sudah masuk pembayarannya maka biasanya akan saya checklist sebagai catatan pribadi.

Expenses:
Tab expenses ini belum ada tag-nya, tapi isinya sebenarnya soal pengeluaran saya dalam hitungan per bulan. Disini mulai dari pengeluaran belanja bulanan sampai jajan washi tapes dan cat air ditulis disini. Saya suka nyimpenin bon-bon juga di planner satunya jadi nggak ilang buktinya. Bon-bon saya pindah simpan ke planner tangerine ini setelah sampek di rumah dan tiap per bulan baru dibuang.

Kantong-kantong planner untuk menyimpan paperclip, sticky notes, sticker dan bon-bon bulan berjalan.


Untuk planner on the go saya, atau personal planner akan dibahas di posting yang akan datang yaa...
Nah kalau kamu, setting plannernya gimana? Share dong :)



Friday, August 12, 2016

( REVIEW FILM ) SUICIDE SQUAD

Yeah yeah, rencananya mau posting soal perplanneran tapi lagi-lagi gagal karena ceritanya saya baru saja nonton film. Kalau dibahasnya nanti setelah bahas planner kuatir basi. Hehe.



Sinopsis:
Setelah meninggalnya Superman, inteligensi Amerika memutuskan untuk membentuk tim pertahanan yang beranggotakan para kriminal dengan skill super yang merepotkan banyak orang dan para penegak hukum sebelum mereka berhasil ditangkap. Mereka adalah Deadshot (Will Smith), Harley Quinn (Margot Robbie), El Diablo (Jay Hernandez), Captain Boomerang (Jay Courtney), Killer Croc (Adewale AA) dan beberapa kriminal lainnya yang dipertemukan untuk bekerja sama dalam misi yang ditugaskan untuk kepentingan negara.



Deadshot karena kemampuannya membidik yang tidak pernah meleset, Harley Quinn untuk kegilaannya yang berbahaya dan serangannya yang tidak terduga, Captain Boomerang untuk kemampuannya mengoperasikan Boomerang, El Diablo sang manusia api, Killer Croc untuk kemampuannya bertarung dan menyelam lama di dalam air sama halnya dengan buaya. Harley juga adalah kekasih dari Joker (Jared Leto) yang berencana akan segera membebaskan Harley dengan segala cara dari penjara. Bersama mereka, Waller dari pihak intelijen juga mengajukan Dr. June Moore, alih-alih seorang kriminal Dr. June adalah seorang arkeolog yang didalam tubuhnya menyimpan sosok penyihir bernama Enchantress. Dr. June juga kekasih dari Colonel Rick Flag (Joel Kinnaman), anggota militer yang bertugas mengomando regu ini.



Diluar perkiraan saat Colonel Flag dan Dr. June dalam sosok Enchantress berada dalam sebuah misi, Enchantress justru melarikan diri dengan kekuatannya dan terjadilah kegaduhan karena penyerangan dari sosok-sosok yang bukan manusia.

Operasi mulai dijalankan dengan mengumpulkan anggota regu para kriminal dengan dikomandoi Flag dan atas instruksi Waller. Deadshot dan semua anggota regu mulai saling mengenal dan merencanakan untuk kabur ditengah kekacauan.



Berhasilkah usaha kabur mereka? Apa yang kemudian terjadi pada tim dan serangan yang menghancurkan kota dari mahkluk non manusia berkekuatan besar? Apakah Joker berhasil membebaskan Harley?

Nonton yuk!

Rating:
6.9/10 IMDb
26% Rotten Tomatoes
40% Metacritic

Kata Ninda:
Dialog paling berkesan dalam film ini adalah antara Joker dan Harley:
Joker: Would you die for me?
Harley: Yes
Joker: Uh no no,  it's too easy. But, would you life for me?
Harley: Yes



Hubungan cinta antara Joker dan Harley ini unik sekaligus manis dengan cara yang 'beda'. Dua pasangan gila yang entah kenapa saya merasa kalau hubungan mereka uniknya mirip dengan Jack dan Sally dalam Nightmare Before Christmas. Love is crazy isn't it?

Will Smith as always sih bagus aktingnya disini. Yang unexpected great itu justru si Margot Robbie yang rock all the plot with her character as Harley Quinn. Saya ngerasa familiar sama wajahnya kayak pernah nonton di film lain, eh dia ternyata yang memerankan Jane di The Legend of Tarzan yang sudah saya review sebelumnya. Dia lucu banget dan bikin ngakak sepanjang film.

Sekadar info ini bukan film keluarga ya, ini film dewasa. Banyak kata umpatan tapi nggak sadis vulgar seperti Deadpool kok jadi jangan kuatir yang males sama tindakan sadis kayak saya aman lah haha.

Film ini menghibur banget menurut saya, seru sih enggak tapi justru menghibur dan bikin ketawa. Suami bilang kalau filmnya kurang oke dan banyak plot-hole contohnya seperti Waller yang seolah-olah mengumpulkan mereka tanpa alasan kuat. Adegan berantemnya juga nggak seseseru seperti ekspektasinya.

Sudah nonton film ini juga?
Gimana menurut pendapat kamu?


*) all pic source: random by Google - keyword Suicide Squad

Monday, August 1, 2016

( REVIEW FILM ) STAR TREK BEYOND



Sinopsis:
Dalam sebuah perjalanan ekspedisi Kapten Kirk (Chris Pine) mempertanyakan tujuannya berada dalam Enterprise, pesawat luar angkasa yang dikenal dengan misi-misinya yang sukses menemukan dan mengenali tempat baru di antariksa. Mereka pulang ke York Town dimana dunia modern berada dan dihuni oleh beragam makhluk dari planet-planet yang bergandengan tangan dalam perjanjian tanpa konflik dan saling menyerang. Mereka hidup berdampingan dengan harmonis di York Town.

Pertahanan York Town mendadak mendeteksi pesawat tidak dikenal yang hendak masuk ke wilayahnya. Awak kapal satu-satunya bicara dalam bahasa yang tidak dapat dipahami seorang pun dalam York Town, mereka memasang alat penerjemah hingga diketahui bahwa awak kapal itu meminta tolong karena kapal besarnya terdampar di suatu tempat di luar angkasa.

Dilain tempat, Kirk mengajukan diri untuk sebuah tugas dan jabatan baru kepada atasannya, dia merekomendasikan Komandan Spock (Zachary Quinto) untuk menggantikan sebagai Kapten di The Enterprise. Atasannya berkata akan mempertimbangkan keputusan itu. Disisi lain, Spock juga memutuskan untuk meninggalkan Enterprise karena Duta Besar Spock, ayahnya meninggal. Spock merasa memiliki tanggung jawab terkait dengan itu dan mengharuskan dia untuk meninggalkan Enterprise.

Misi penyelamatan kapal yang rusak kemudian menjadi milik The Enterprise, Kirk berpikir bahwa ini akan menjadi misi terakhir mereka. Dan mereka harus menyelesaikan misi ini dengan baik. Kapal The Enterprise berjuang melewati nebula tidak stabil untuk menuju tempat yang dituju.

Mereka lega seusai berhasil melewati nebula tidak stabil, hanya sesaat sebelum kapal-kapal kecil tidak dikenal dengan bentuk yang runcing dan berjumlah ribuan mulai menyerang The Enterprise. Serangan terjadi begitu mendadak pada The Enterprise sehingga kapal mengalami disfungsi dan kerusakan parah. Kapal yang bocor disusul oleh masuknya alien ke dalam kapal mereka, alien-alien justru mengincar senjata kuno yang selama ini mereka pandang tidak bisa digunakan untuk apapun.





Kirk menyelamatkan senjata itu sekaligus mengambil keputusan untuk evakuasi seluruh awak kapal, semuanya terpisah dan terdampar di planet asing. Kirk terdampar di planet bersama Chekov (Anton Yelchin), letnan muda sekaligus co pilot The Enterprise dan Spock yang terluka terdampar bersama dr. Bones (Karl Urban). Montgomery Scott (Simon Pegg), letkol yang bertugas pada pengoperasian alat kapal terdampar sendiri. Sementara sisanya ditangkap oleh alien yang menyerang mereka dari planet tersebut.


Scott hampir tertangkap oleh alien kemudian diselamatkan oleh Jaylah (Sofia Bautella). Jaylah adalah alien planet lain yang pernah tertangkap bersama keluarganya dan hanya dia yang tersisa. Jaylah menyatakan bahwa dia akan membantu Scott menemukan teman-temannya namun Scott juga harus membantu Jaylah memperbaiki kapal miliknya.


Di lain pihak, Karl (Idris Alba) memanggil para letkol The Enterprise untuk mengetahui letak senjata kuno yang dia incar. Dibantu oleh Manas (Joe Taslim) pada waktu-waktu tertentu mereka mengambil beberapa awak kapal untuk dibunuh demi berlangsungnya tujuan mereka.

Maka diketahuilah bahwa Karl adalah pimpinan para alien tersebut, sulit untuk mengalahkan Karl dan gerombolan kapal luar angkasa penghancur dengan jumlah ribuan bahkan ratusan ribu. Kapal-kapal itu memang kecil tapi tidak mudah mengalahkan mereka dengan jumlah yang begitu banyak. Scott dan Jaylah sampai di kapal yang dimaksud Jaylah, ternyata kapal itu adalah kapal pertama yang menjelajah antariksa, senior The Enterprise puluhan tahun yang lalu. Awak kapal diindikasikan sudah mati dalam kurun waktu puluhan tahun lalu. Dalam perjalanannya Scott dan Jaylah kemudian bertemu dengan Kirk dan Chekov. Mereka merencanakan penyelamatan awak kapal dari tawanan alien sekaligus juga perbaikan kapal yang selama ini menjadi rumah Jaylah.

Berhasilkah penyelamatan awak kapal lain oleh mereka? Apa tujuan Karl dan anak buahnya yang sebenarnya? Apakah benar ini menjadi misi The Enterprise yang terakhir bersama dengan kehancuran kapal luar angkasa bernama besar itu? Bisa disaksikan keseruan film ini di bioskop terdekat.

Rating : 7.6/10 IMDb / 83% Rotten Tomatoes / 68% Metacritic

Kata Ninda:
Film ini tanpa adegan porno, entah memang sudah di cut atau belum tapi sepertinya memang tidak ada, pun tidak ada juga adegan kissing jadi untuk yang membawa anak remajanya menonton film ini yah masih okelah. Meskipun untuk anak-anak, kalau menurut saya masih lumayan keras. Oh ya ada scene pasangan sesama jenis dengan anak mereka disini, nggak terlalu jelas sih, ini juga kalau kita jeli yaitu ketika awak The Enterprise sampai ke York Town pada awal-awal film.

Rating nggak bohong, filmnya seru. Dan untuk orang yang tidak pernah menonton film Star Trek yang lalu (FYI Star Trek kan filmnya sudah ada bahkan pada saat saya barusan bisa baca tulis) seperti saya, film yang ini nggak susah untuk dicerna dan diikuti ceritanya. Mungkin sebagian besar dari kita nonton film ini karena ada Joe Taslimnya. Disini si bapak berperan sebagai Manas, tangan kanan Krall. Cukup lama munculnya Manas ini kok, terutama ketika battle dengan Jaylah. Meskipun dengan wajah alien yang bikin kita nyaris nggak mengenali peran Joe Taslim ini sendiri.


Saya suka film ini, menurut Paksu juga bagus. Nggak sekedar seru dan animasinya yang bagus, film ini juga lucu. Ada banyak scene dimana penonton meledak tertawa. Ini benar-benar film yang menghibur. Tapi ada hal-hal yang tidak saya pahami, mengenai penjelasan maksud dari Kapten kapal luar angkasa tua sebelum The Enterprise. Menurut saya... meskipun masuk akal aja sih, tapi ada sesuatu yang terasa kurang pas dalam puzzle cerita. Entah.

Bagaimana menurut teman-teman?


#scene pic credit: random by Google