Friday, December 29, 2017

REVIEW KDRAMA: WHILE YOU WERE SLEEPING - ANTARA MIMPI DAN REALITA

Sinopsis:
Nam Hong Joo (Bae Suzy) sekilas tidak jauh beda dengan gadis lain dipertengahan usia 20-an, siapa sangka, semua hal tidak pernah sederhana bagi Hong Joo. Hong Joo dapat melihat kejadian yang akan datang melalui mimpi-mimpinya, sementara hingga saat ini tidak pernah sekalipun mimpinya pernah salah.

Bukannya malah senang dengan kelebihannya, Hong Joo menjadi sering murung karena mimpi-mimpi buruk yang dia alami menjadi kenyataan. Terutama jika dirinya bermimpi tentang kematian.

Mimpi Hong Joo yang menjadi kenyataan pertama kalinya adalah mimpinya saat remaja, dalam mimpi yang terasa sangat nyata itu Hong Joo memimpikan kematian ayahnya yang seorang sopir bus kota. Hong Joo sudah melarang ayahnya untuk bekerja hari itu dan menceritakan isi mimpinya, bahkan membolos untuk mengikuti ayahnya sepanjang hari itu karena merasa terlalu cemas. Hanya untuk mendapati ketika kejadian demi kejadian dalam mimpinya berjalan persis sama dengan kenyataan, Hong Joo tetap tidak mampu membuatnya berubah. Setelah dewasa, Hong Joo beberapa kali berusaha mencegah kejadian buruk dalam mimpinya namun dia selalu saja gagal.
Kenyataan yang terjadi seperti mimpiku, tidak ada yang bisa merubahnya. Karena itu pasti terjadi, pikir Hong Joo murung dan bersedih.

Nam Hong Joo tinggal berdua bersama ibunya Yoon Moon Sun (Hwang Young Hee) yang mengelola sebuah restoran daging panggang khas Korea.
Sampai suatu hari mereka memiliki tetangga baru diseberang rumah, Jung Jae Chan (Lee Jong Suk) yang tinggal hanya berdua bersama adik lelakinya Jung Seung Won (Shin Jae Ha). Ayah dan ibu mereka sudah meninggal, Jae Chan bekerja sebagai jaksa di kantor kejaksaan Korea dan Seung Won masih sekolah di SMA. Meskipun masih remaja tapi Seung Won lah yang sehari-harinya mengurus rumah dan kakaknya.
Melihat Jae Chan dari kejauhan, Hong Joo terkejut karena merasa pernah melihat lelaki itu disalah satu mimpinya. Dalam mimpi itu Hong Joo memeluk Jae Chan. Merasa malu sendiri dengan mimpi itu, Hong Joo bersikap menyebalkan pada Jae Chan karena mengira lelaki itu sengaja mengikutinya dan merupakan penggemar rahasia.
Di hari pertama bekerja sebagai jaksa, Jae Chan bertemu dengan Lee Yoo Beom (Lee Sang Yeop) seorang pengacara yang dulunya bekerja sebagai jaksa. Pertemuan itu tidak baik bagi Jae Chan karena mengingatkannya pada masa lalunya dengan Yoo Beom. Yoo Beom dulunya adalah guru privat yang mengajar Jae Chan untuk belajar dengan lebih baik dan meningkatkan nilainya.
Orang tua Jae Chan memutuskan nilai Jae Chan yang terus menerus buruk harus ditolong dengan les privat. Namun sayangnya semua itu tidak berjalan lancar karena alih-alih mengajar Jae Chan seperti seharusnya, Yoo Beom justru menawari Jae Chan untuk membuat raport dengan nilai palsu. Karena jika nilai Jae Chan naik, maka orang tuanya menjanjikan Yoo Beom kenaikan bayaran, mereka bisa membaginya berdua nanti.

Suatu pagi, Jae Chan terbangun dengan shock karena baru saja bermimpi buruk. Dia bermimpi tentang Hong Joo dan ibunya, tetangga yang belum lama dia kenal mati. Seung Won bingung pada kakaknya yang seperti baru saja melihat hantu, namun meledeknya ketika Jae Chan berkata dia baru saja memimpikan Hong Joo, mengira sang kakak tertarik pada gadis tetangga.
"Dia mati di mimpiku, juga ibunya." kata Jae Chan, "dan mimpi ini terasa sangat nyata seolah benar-benar terjadi," Seung Won berkata bahwa mungkin kakaknya lelah dan terlalu memikirkan kasus yang dia tangani sehingga terbawa mimpi dan mengingatkan Jae Chan untuk mengambil mobil barunya sendiri. Hari ini hari valentine dan Seung Won sudah punya rencana. Namun Jae Chan memaksa sang adik menemaninya mengambil mobil.

Malam itu setelah mendapatkan mobilnya, Jae Chan berada di parkiran sambil menunggu adiknya. Mendadak Yoo Beom lewat dan menyapa Jae Chan, Jae Chan terkejut karena ini benar-benar persis seperti di mimpinya. Jae Chan bertanya ada urusan apa Yoo Beom sehingga berada disini, Yoo Beom menjawab dia akan bertemu pacarnya untuk makan malam di restoran dekat situ. Jae Chan berusaha mengajak Yoo Beom untuk makan malam bersamanya saja, toh Yoo Beom sudah berjanji akan mentraktir Jae Chan di pertemuan mereka sebelumnya. Jae Chan terus berusaha membujuk Yoo Beom mengubah rencananya hingga muncul Nam Hong Joo.
Yoo Beom menyambut Hong Joo dan memperkenalkannya pada Jae Chan sebagai pacarnya, Hong Joo yang sudah mengenal Jae Chan dan pernah terlibat dalam kejadian memalukan, segera bersikap menghindar. Yoo Beom dan Hong Joo berjalan ke arah restoran, meninggalkan Jae Chan yang termangu.

Seung Won datang dan mengajak Jae Chan untuk segera pulang, mendadak turun salju diluar perkiraan. Padahal sepanjang hari cuaca cerah. Ini salju yang sangat diluar dugaan. Jae Chan terperangah, detail ini benar-benar ada dimimpinya. Baik pertemuannya dengan Yoo Beom, Hong Joo dan pakaian yang mereka kenakan serta kejadian langka turun salju saat hari valentine.

Apa yang Jae Chan lakukan kemudian? Apakah benar kejadian yang ada dimimpinya akan menjadi kenyataan atau kah dia hanya sedang mengalami dejavu biasa?

Yang jelas Jae Chan tidak pernah menyangka bahwa ini baru awal dari banyak misteri masa depan yang harus dia pastikan dan pecahkan, berikut dengan kasus-kasus yang menunggu tinjauan dan penanganannya.
Nonton lengkapnya yaaa, karena nggak semua bisa diceritain :D

Kata Ninda:
Hampir menutup tahun 2017 dengan dua KDrama favorit: Fight for my way dan Women Dignity, kini saya harus menambahkan While you were sleeping ke daftar drama favorit saya di tahun ini.

Plot cerita yang beyond expectation, really kills me. Karena saya jadi stuck sama ceritanya dan nungguin banget episode selanjutnya. Nggak seperti kebanyakan drama yang memunculkan plot twist di tengah atau menjelang akhir dari serial, WYWS (While you were sleeping) dengan beraninya menyuguhkan plot awal dengan extreme plot twist, bikin saya kaget sekaligus langsung jatuh suka sama ceritanya.

Banyak orang yang nggak antusias dengan drama ini karena Bae Suzy. Padahal kalau menurut saya disini Suzy oke-oke saja sih. Memang saya nggak gitu tertarik sama drama-drama Suzy yang sebelumnya, banyak yang bilang kalau akting dia kaku banget. Tapi karena banyak yang komentar kalau aktingnya Suzy banyak meningkat disini jadi saya pikir bukan cuma saya aja yang nilai kalau aktingnya dia fine kok. Saya juga suka banget dandanan Suzy disini yang less makeup, ya emang dia aslinya cantik sih, tapi pas nggak makeup saya baru nyadar kalau dia ini karakter mukanya asli imut. Rambut pendek model bob dan poni juga menegaskan kesan dewasa, tegas dan cerdas sebagaimana karakter tokoh Nam Hong Joo. Justru rada aneh ngelihat Suzy berambut panjang sih, karena kesan jadi 180 derajat beda aja.

Kalau akting Lee Jong Suk yaaa nggak perlu diragukan lagi, sudah berkali-kali teruji ini kan :D. Meskipun menurut saya dia nggak ganteng tapi more than qualified lah untuk ukuran aktor.
Teman saya bilang kalau penulis naskah WYWS ini adalah orang yang sama yang menulis Pinoccio dan I can hear your voice. Dan muse-nya di penulis ini adalah Lee Jong Suk, no wonder dia selalu minta Jong Suk untuk jadi pemeran utama drama dia. Baik Pinoccio dan WYWS saya rasa nggak ada yang gagal. Kemiripannya yah sama-sama fantasy tapi cerita yang beda, out of the box, nggak ketebak, serta minim plot-hole bikin saya jadi menantikan karya berikutnya dari si penulis Park Hye Ryun ini.

Ah ya berhubung saya baru sempat nulis reviewnya sekarang padahal nontonnya udah beberapa bulan lalu jadi kayaknya banyak komentar saya yang kelupaan untuk ditulis deh hehe. Ayah Hong Joo (diperankan aktor Choi Won Young) itu nggak gampang saya lupain karena akting dia yang keren di K-Drama I Remember You bareng Park Bo Gum. Melihat disini dia memerankan seorang familyman yang sangat peduli pada banyak orang, saya rasa dia beneran aktor dengan skill yang bagus.

Ingat nggak yang memerankan Jong Suk kecil di Pinocchio? Dia juga memerankan Jong Suk kecil lagi di drama ini, makin gede makin ganteng, kayaknya dia bakalan terkenal sebagai aktor di masa depan ya. Lah masih kecil aja aktingnya udah keren gitju.

Di drama ini pertama kalinya juga saya tahu Jung Hae In pemeran Han Woo Tak, seorang polisi muda yang pernah ditolong Jae Chan dari kecelakaan maut. Saya yakin banget teman-teman yang nonton drama ini pasti sering lost focus gara-gara Jung Hae In ya kan :p Apalagi dengan karakter Han Woo Tak-nya yang lulusan akademi kepolisian terbaik, cerdas dan baik hati. Pada akhirnya kejadian itu membuatnya mengenal Hong Joo dan berteman dengan Jae Chan. Mereka bertiga berteman dekat.
Woo Tak sebenarnya jatuh hati pada Hong Joo, namun karena dasarnya ceritanya keren, penulisnya keren ya jatuhnya beda sih. Pertemanan dan love triangle antara Jae Chan - Hong Joo dan Woo Tak mendapatkan porsi yang tidak banyak tapi berkesan dan tidak diekspos seperti halnya drama-drama lain yang memiliki cerita serupa. Woo Tak menghargai persahabatannya dengan Jae Chan dan Hong Joo dan dia tetap menempatkan pertemanan sebagai prioritas. Jadi jangan harap ada pengakuan dari Woo Tak apalagi usaha untuk menjauhkan Hong Joo dari Jae Chan ya, karena Woo Tak ini karakter yang antimainstream untuk ukuran KDrama :D He's a very good guy, makanya banyak aja mendadak fans dia sejak drama ini.

Sebenernya saya nge-ship Woo Tak dengan Prosecutor Shin atau Shin Hee Min, rekan Jae Chan di kejaksaan yang terkenal cerdas tapi juga jutek. Sayangnya itu nggak kekabul, hmm serasa saya yang patah hati hahaha *LOL.

Lee Yoo Beom adalah karakter antagonis yang entah kenapa saya nggak bisa membencinya, mungkin karena dia terlalu berkharisma dan good looking untuk ukuran antagonis ya. Yah siapa bilang antagonis mukanya kudu gengges? Yoo Beom ini sebaliknya, dan kalau dari alur cerita dia juga memiliki sisi-sisi baik meskipun di lain pihak bisa melakukan kejahatan berencana jika merasa terancam.

Karakter paling favorit buat saya di drama ini adalah Choi Dam Dong (diperankan aktor Kim Won Hae) yang baik hati dan berdedikasi meskipun sering lucu juga. Tapi karakter ini juga yang bikin saya haru sampek nangis. Setelah nonton dia di drama ini, fix saya jadi ngefans juga sama aktor watak yang satu ini. Buat yang nonton Strong Women Do Bong Son pasti ingat betapa lucu dan mengocok perutnya dia pas memerankan pimpinan mafia proyek dan manager strategi perusahaan game. Dari mood tiap ngelihat dia jadi pengen ketawa ke sedih-haru gara-gara karakter yang dia mainkan disini.

Baca juga: ( REVIEW KDRAMA ) STRONG WOMAN DO BONG SOON

Dan bagian paling favorit secara keseluruhan dari drama ini adalah cerita yang seru, pemecahan kasus demi kasus hukum oleh Jae Chan yang tidak luput dari bantuan Hong Joo dan Woo Tak serta minim adegan romantis maupun masalah percintaan. Seringkali nih ya setiap saya nonton drama dengan bumbu percintaan, eh malah bumbu percintaannya yang dominan dan jadi nggak penting banget sehingga mengaburkan topik drama inti. Saya sering males sih sama scene romantis yang over dan kebanyakan. Mungkin dasarnya saya bukan tipe romantis jadinya bawaan justru malah eneg -_-'

Suka banget juga bagian serunya menebak-nebak pelaku dan kejadian lanjutan seseru nonton detektif conan. Jae Chan yang tidak tegaan dan selalu merasa harus meninjau kasus berulang kali sebelum memutuskan karena khawatir mendakwa orang yang tidak bersalah meskipun dinilai jaksa paling lambat dan lama kerjanya namun karena sifatnya itu dia malah mampu memecahkan kasus-kasus besar yang rumit dan salah dakwaan.

Pokoknya drama ini layak tonton banget ya, semuanya serba pas. Ada manisnya tapi gak bikin eneg, banyak serunya, ada lucunya yang cukup meregangkan syaraf tapi nggak mengaburkan inti cerita - teteup. Drama ini juara. Saya bakalan nonton ah karya Park Hye Ryun berikutnya hehe, mungkin juga bakalan nonton yang lalu-lalu karena saya sempet lama vakum K-Drama pas jadi company worker kan jadi banyak nggak ngikutin K-Drama.

Setelah nonton drama ini kok kayaknya pada latah bikin drama bertema hukum ya, atau emang musiman? Entah deh... saya nonton drama Witch Court juga tema hukum dan kehidupan jaksa. Reviewnya nanti segera saya tulis begitu sempat ya :D

2 comments:

  1. Ini drama Lee Jong Suk setelah W dan lagi2 aku nggak suka endingnya haha entahlah kenapa yaa kurang dapet aja.
    Ngomong2 tentang tema jaksa, emang kayaknya disana tuh pada samaan nggak sih? Aku masih inget pas jamannya Pinocchio itu juga ada Healer which is sama2 tentang reporter. Jadi tiap ada tema tertentu di stasiun X, bisa dipastikan stasiun Y juga punya drama dengan tema yang sama. Atau mungkin ini hanya asumsiku wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. pada dasarnya Lu, korea kurang pinter bikin drama dengan ending greget
      tapi menurut aku ini udah lumayan kok ;)
      karena banyak yg endingnya lebih annoying tnp penyelesaian yg berarti

      Delete